Knihku Zone

Sempat Bertemu Bupati Sleman, Menteri Trenggono Negatif Covid

Menteri Trenggono mengaku tidak tertular virus corona dari Purnomo. Ia mengatakan, dirinya rutin melakukan tes PCR setiap usai kunjungan kerja.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengaku sempat bertemu dengan Bupati Sleman Sri Purnomo awal pekan ini. Sri sebelumnya diketahui positif terpapar virus corona (Covid-19) pada Rabu (20/1).

"Saya sempat melakukan kegiatan bersama beliau di awal pekan ini. Semoga beliau segera pulih kembali," kata Sakti dalam unggahannya di Facebook, Jumat (22/1).

Sakti mengaku tidak tertular virus corona dari Purnomo. Ia mengatakan, dirinya rutin melakukan tes PCR setiap usai kunjungan kerja.

Menurut Sakti, selama kunjungan kerja itu, hasil tes menunjukan dia negatif virus corona. "Kamis (21/1), malam, hasil PCR Test terakhir, Alhamdulilah negatif," imbuhnya.

Bupati Sleman Sri Purnomo sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 pada Kamis (21/1). Padahal, beberapa waktu sebelumnya, dia sempat menjalani vaksinasi Covid-19 gelombang pertama.

Saat ini Purnomo menjalankan isolasi mandiri di rumah dinas dan tidak di rumah sakit. Hal ini dikarenakan kondisi badannya tidak menunjukkan gejala apapun.

Seluruh keluarga Purnomo dan staf di lingkungan rumah dinas yang sering berinteraksi dengannya, pun telah menjalani tes swab antigen. Dia mengatakan hasil tes semuanya dinyatakan negatif Covid-19.

"Kondisi kesehatan saya hari ini alhamdulillah 100 persen sehat dan tidak menunjukkan gejala penyakit apapun. Memang pada hari Selasa 19 Januari 2021 malam, saya sempat batuk-batuk dan suhu badan naik di angka 37,6 derajat," ujar Purnomo.

Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, vaksin Sinovac yang disuntikan kepada Purnomo merupakan vaksin yang berisi virus mati (inactivivated), sehingga hampir tidak mungkin menyebabkan seseorang terinfeksi.

"Jika melihat sequence waktunya, sangat mungkin pada saat Bupati divaksin beliau dalam masa inkubasi, dimana sudah terpapar virus tapi belum bergejala," kata Nadia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/1).

Menurut Nadia, secara alamiah waktu antara paparan dan munculnya gejala atau load virus sedang tinggi adalah sekitar lima sampai enam hari. Diketahui, Purnomo divaksinasi pada 14 Januari, dan hasil swab PCR menunjukkan Purnomo positif terpapar virus corona pada 20 Januari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar